Wednesday, October 6, 2010

Grammar: Pengelompokan Subyek

Pada masyarakat Jepang, kelompok orang seperti keluarga atau rekan kerja membentuk komunitas yang jelas, dan ini direfleksikan pada bahasa yang digunakan untuk merujuk pada bagian kelompok-dalam dan kelompok-luar. Seringkali terdapat pemahaman yang saling mengerti dengan bagian lain dari kelompok dibandingkan dengan di luar kelompok. Pada situasi resmi, sebagai contoh, seorang bagian kelompok tertentu dapat merujuk pada kelompok lain dengan bahasa yang lebih sopan dan formal, dan juga kerendahan bahasa dapat digunakan untuk merujuk pada bagian keluarga atau kelompoknya (lihat penjelasan lebih detail pada keigo)
Konsep dari kelompok dalam dan luar mempunyai kaitan pada kosakata yang digunakan untuk menggambarkan hubungan keluarga. Kosakata yang digunakan untuk merujuk pada keluarga pembicara (orang pertama) akan berbeda dengan yang digunakan untuk merujuk pada keluarga orang kedua (dimana orang kedua bukan merupakan bagian keluarga yang sama dengan pembicara) dan pada keluarga dari orang ketiga, seperti pada tabel berikut : 
Arti/Maksud
Keluarga sendiri (orang I)
Keluarga lain (orang II atau III)
Ibu
はは・母
おふくろ
おかあさん・お母さん
Ayah
ちち・父
おやじ
おとうさん・お父さん
Orang Tua
おや りょうしん
ごりょうしん・ご両親
Istri
つま・妻
かない・家内
おくさん・奥さん
Suami
おっと・夫
しゅじん・主人
ごしゅじん・ご主人
Anak (laki-laki)
むすこ・息子
(お)むすこさん
Anak (perempuan)
むすめ・娘
(お)むすめさん
Kakak (perempuan)
あね・姉
おねえさん・お姉さん
Adik (perempuan)
いもうと・妹
いもうとさん・妹さん
Kakak (laki-laki)
あに・兄
おにいさん・お兄さん
Adik (laki-laki)
おとうと・弟
おとうとさん・弟さん
Paman
おじ(さん)
おじさん
Bibi
おば(さん)
おばさん
Kakek
(お)じいさん
おじいさん・お祖父さん
Nenek
(お)ばあさん
おばあさん・お祖母さん
Keluarga
(うちの)かぞく・(家の)家族
ごかぞく・ご家族
Penggunaan kosakata kelompok-dalam dan kelompok-luar memperjelas keluarga mana/siapa yang dirujuk tanpa diperlukan kata ganti kepunyaan seperti ‘-ku’, ‘-mu’, dll. Perlu diketahui bahwa hubungan kekerabatan dengan yang lebih tua seringkali digunakan kosakata untuk kelompok-luar karena cenderung lebih sopan. Anggota keluarga yang lebih tua juga merujuk pada diri mereka sendiri dengan kosakata sopan pada pernyataan langsung dengan orang atau anggota keluarga yang lebih muda, seperti pada penggunaan bahasa Indonesia pada anak kecil ‘Cium Ibu dulu, nak’.
·         お父さんはどう思いますか
Otōsan wa dō omoimasu ka?                           Bagaimana menurut Ayah?
·         お姉さんと話したいんですが
Onēsan to hanashitai n desu ga                       Aku ingin berbicara denganmu, Kak.
·         お父さん買ってやるよ
       Otōsan katte yaru yo!                                     Ayah akan membelikanmu!
·         お母さんはお兄さんに大丈夫だいったのに
Okāsan wa oniisan ni daijōbu da itta no ni      Ibu mengatakan padanya bahwa tidak apa-apa
·         安部さんこんにちは。お母さんはお元気でしょうか
        Abe-san konnichiwa. Okāsan wa o-genki deshō ka?           Selamat siang, Ny. Abe. Apa Ibumu baik-baik saja?
Perlu diketahui bahwa kosakata dalam tabel dapat digunakan untuk merujuk secara umum, dan tidak hanya terbatas pada anggota keluarga, seperti misalkan おじさんdapat dimaksudkan sebagai ‘Pak/Tuan’, dan おくさんdapat diartikan sebagai ‘Bu/Nyonya’
·         奥さん!小包です。印鑑お願いします
Okusan! Kozutsumi desu. Inkan onegaishimasu    Ada paket untukmu, Nyonya. Tolong tandatangan ini.
·         お姉さん!お水ください
Onēsan! O-mizu kudasai                                    Tolong airnya, Mbak (pelayan)!
·         あのお父さんに聞いてみましょうか
Ano ojisan ni kiite mimashō ka?                           Ayo bertanya pada bapak itu.

No comments:

Post a Comment